BUDAYA KOMUNIKASI SUKU SAWANG Studi Etnogarfi Komunikasi Bahasa Dan Budaya Pada Komunitas Suku Sawang Di Desa Selinsing Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur

Isi Artikel Utama

Ruslin
Ardian

Abstrak

Indonesia memiliki beragam suku dan budaya sehingga menarik untuk diteliti lebih mendalam. Journal ini fokus meneliti tentang komunitas suku Sawang yang tinggal di Desa Selinsing Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur yang memiliki perbedaan bahasa dan budaya dengan suku Melayu Belitung. Keberadaan suku sawang diketahui menempati wilayah laut Belitung Timur sebelum abad ke-18 di saat kebangsaan belanda merintis perusahaan Timah di Belitung. Karena pola hidup secara Non-maden menyebabkan gaya interaksi dengan suku lain terdapat masalah yang muncul hal tersebut disebabkan dengan perbedaan bahasa sehingga komunikasi hanya dilakukan antar sesama komunitas suku itu sendiri. Selain bahasa, suku sawang memiliki budaya yang unik nan-magis. Sebagai mahluk sosial, masyarakat suku Sawang mengalami kesulitan untuk beradaptasi dengan lingkungannya lain. bahasa dan budaya. Sebagai senjata analisis dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori Interaksi Simbolik, sementara jenis penelitian adalah kualitatif dan metode Etnografi Komunikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mememahami secara mendalam tentang makna bahasa dan budaya dalam suku sawang. Hasil penelitian menggambarkan bahasa Suku Sawang lahir karena asimilasi antara bahasa suku Mongol Myanmar dengan bahasa Melayu Kuno yang digunakan oleh kerajaan Majapahit di Belitung. Sedangkan budaya pada suku Sawang digeneralisir adanya akulturasi kebudayaan. Lazimnya perkawinan antar suku mempengaruhi budaya suku Sawang, tetapi kalua bahasa masih dipertahankan hingga saat ini.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Ruslin, & Ardian. (2021). BUDAYA KOMUNIKASI SUKU SAWANG: Studi Etnogarfi Komunikasi Bahasa Dan Budaya Pada Komunitas Suku Sawang Di Desa Selinsing Kecamatan Gantung Kabupaten Belitung Timur. Jurnal Komunikasi Dan New Media (JKNM), 1(2), 27–40. Diambil dari http://jurnal.undira.ac.id/index.php/jknm/article/view/149
Bagian
Artikel