Jurnal Tera https://jurnal.undira.ac.id/jurnaltera <p style="text-align: justify;">Filosofi nama <strong>Tera</strong> adalah kepanjangan dari <strong>Teknik Undira</strong> dan korelasi dari Tera dalam bahasa teknik merupakan ukuran kuantitas dari kapasitas suatu beban sebesar 10 pangkat 12 (1012) pada sebuah perangkat, selain itu sebagai ukuran timbangan dan selalu dilakukan proses kalibrasi terhadap tingkat presisi atau keakuratan suatu alat timbangan (Tera ulang).</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Jurnal Tera</strong>, e-ISSN 2776-9666 dan p-ISSN 2776-1789, Merupakan kumpulan karya ilmiah pada Jurnal Fakultas Teknik dan Informatika yang dihasilkan atau diperoleh dari penelitian yang dilakukan baik oleh dosen dan mahasiswa Undira maupun hasil penelitian dari dosen di luar Undira, yang diterbitkan sejak tahun 2021 oleh Fakultas Teknik dan Informatika. Jurnal ini bertujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian kepada para akademisi, praktisi, mahasiswa, dan pihak lain yang berminat di bidang Teknik dan Informatika yang meliputi Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik ELektro, Teknik Informatika yang relevan bagi pengembangan profesi dan praktek ilmu Teknik dan Informatika.</p> <p style="text-align: justify;">Redaksi menerima naskah yang belum pernah diterbitkan oleh media lain. Penelitian yang dimuat merupakan pendapat pribadi penelitinya dan bukan merupakan pendapat redaksi. Jurnal yang terbit secara berkala <strong>2 (dua) kali dalam setahun</strong> dengan frekwensi penerbitan di bulan <strong>Maret</strong> dan <strong>September</strong>, diisi oleh 10<strong> (sepuluh)</strong> artikel ilmiah. Penentuan artikel yang dimuat dalam <strong>Jurnal Tera </strong>sudah melalui proses review oleh tim redaksi dengan mempertimbangkan hal berikut: Terpenuhinya persyaratan baku publikasi jurnal, metode riset yang digunakan, signifikansi, dan kontribusi hasil penelitian terhadap pengembangan keilmuan Teknik dan Informatika.</p> Fakultas Teknik dan Informatika, Universitas Dian Nusantara id-ID Jurnal Tera 2776-1789 Analisis Kualitas Sinyal Wi-Fi Menggunakan Parameter QoS (Quality of Service) https://jurnal.undira.ac.id/jurnaltera/article/view/564 <p>Perkembangan teknologi jaringan nirkabel (Wi-Fi) telah menjadi kebutuhan penting dalam mendukung berbagai aktivitas, khususnya di lingkungan pendidikan. Kualitas layanan jaringan Wi-Fi yang baik sangat diperlukan agar proses komunikasi dan pertukaran data dapat berlangsung secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas sinyal Wi-Fi menggunakan parameter Quality of Service (QoS) yang meliputi throughput, delay, jitter, dan packet loss. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif dengan melakukan pengukuran langsung pada jaringan Wi-Fi Universitas Bina Darma menggunakan aplikasi Wireshark, Speedtest, dan Command Prompt (Ping Test). Data yang diperoleh kemudian dianalisis berdasarkan standar TIPHON untuk menentukan kategori kualitas jaringan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai throughput yang diperoleh sebesar 18 Mbps dengan kategori baik, nilai delay sebesar 45 ms, dengan kategori sangat baik, nilai jitter 8 ms dengan kategori baik, nilai packet loss sebesar 1% dengan kategori sangat baik.</p> Tamsir Ariyadi Mayrendra Kurnia Mahesa Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Tera 2026-07-19 2026-07-19 6 1 1 14 Analisis Komparatif Performa Data Plane dan Ketahanan Packet Loss Rate Snort 3 dan Suricata 7 pada Lingkungan Kontainer Berbeban Trafik Volumetrik https://jurnal.undira.ac.id/jurnaltera/article/view/570 <p>Pergeseran arsitektur sistem keamanan jaringan menuju Network Function Virtualization (NFV) berbasis kontainer menuntut efisiensi pemrosesan paket data pada infrastruktur komputasi terbatas. Penelitian ini mengevaluasi secara empiris performa data plane dan packet loss rate Snort 3 dan Suricata 7 dalam lingkungan Docker di atas kernel Linux 6.8 (Ubuntu 24.04 LTS). Pengujian mengukur respons NIDS terhadap injeksi trafik DoS (UDP dan SYN Flood) dari dataset CIC-IDS2017 menggunakan tcpreplay. Isolasi core CPU AMD Ryzen 3 diterapkan via cpuset (cgroups v2) guna mengeliminasi overhead context switching. Hasilnya, pada laju 1000 Mbps (1 Gbps), Snort 3 dengan DAQ afpacket menghasilkan packet loss 5,00%, lebih rendah dibanding Suricata 7 (9,00%). Pada kondisi stress test (--topspeed), Snort 3 mencapai throughput puncak 212.156 PPS (1.650 Mbps) dengan packet loss 12,00%, sementara Suricata 7 mencatatkan 192.869 PPS (1.500 Mbps) dengan packet loss 20,00%. Hasil ini membuktikan bahwa arsitektur multi-threaded dan manajemen buffer Snort 3 lebih optimal untuk edge gateway berbasis kontainer pada perangkat keras kelas menengah.</p> Anrie Suryaningrat Hak Cipta (c) 2026 Jurnal Tera 2026-09-09 2026-09-09 6 1 15 25